Geminid

Geminids, Meteor Terindah Tahun Ini

desktopwallpaper.com
.
Bayangkan.. disuatu malam yang cerah langit benderang bertabur bintang. Kemana arah mata memandang hanya ada kerlap-kerlip bintang, tepian bimasakti yang membentang membentuk solah seperti awan diantara taburan gemintang. Lalu kita akan teringat lagu waktu masa kecil kita; … kupandang langit penuh bintang bertaburan.. berkelap-kelip seumpama intan berlian….
.
Dan tiba-tiba di salah satu sudut langit sebuah goresan cahaya melesat “suiiiiit…” tidak terduga dan sangat indah. Saat melihat itu seolah mulut kita terkunci dan tidak sempat memberitahu orang lain. Sebuah pengalaman yang jarang kita dapatkan. Itulah meteor atau orang Jawa mengatakan “lintang alian” atau “bintang jatuh”. Di negara jiran malaysia bahkan lebih ‘antik’ lagi, mereka menyebutnya “tahi bintang”. Kita juga sering dengar orang-orang tua kita selalu saja menghubung-hubungkan fenomena ini dengan hal-hal yang berbau mistik.
.
Namun ada juga budaya orang ‘londo’ saat melihat meteor melintas justru mereka “make your wish” mengucapkan permohonan. Konon permohonan kita kepada penguasa kosmos dapat terkabul saat kita menyaksikan “the shooting stars” atau sering mereka sebut dengan istilah “earth grazer”.
.
Kapan saja setiap malam saat langit cerah dan jauh dari gemerlap cahaya kota kita berkesempatan menyaksikan goresan cahaya meteor di langit. Dapat menyaksikan meteor pada malam-malam tersebut menjadi sesuatu yang sangat langka karena ia hanya akan muncul sesekali dalam setiap jam.
.
Meteor Shower
Hujan meteor atau sering disebut dengan “meteor shower” adalah kenampakan meteor yang cukup banyak terjadi selama waktu tertentu. Saat hujan meteor mencapai maksimum atau disebut dengan istilah “peak” maka kita dapat menyaksikan goresan cahaya meteor tidak hanya sesekali bahkan kita dapat menyaksikan bahkan hingga ratusan meteor dapat setiap jamnya.
.
Dari puluhan nama hujan meteor, hanya ada beberapa hujan meteor terkenal yaitu Perseids pada bulan Agustus, Leonids pada bulan November dan Geminids yang terjadi pada setiap bulan Desember.
.
Radiant geminid pada pukul 21:00 WIB terlihat dari Indonesia
.
Hujan Meteor Geminids
Menurut catatan sejarah hujan meteor Geminids pertama kali teramati pada tahun 1862 oleh Robert P. Greg di Inggris, dan B. V. Marsh serta Prof. Alex C. dari USA. Pada awalnya shower ini tidak menghasilkan banyak meteor, bahkan sampai akhir abad 19 hanya menghasilkan 14 meteor per jam. Namun belakangan angka ini naik menjadi 20 dan pada tahun 1930 bahkan mencapai 70 meteor setiap jam dan 10 tahun berikutnya angka ini naik mencapai 110 meteor dan bertahan hinggan tahun-tahun berikutnya.
.
Penamaan hujan meteor umumnya didasarkan pada rasi atau gugus bintang tempat asal meteor tampak. Dinamakan Geminids karena hujan meteor ini berasal dari daerah langit di sekitar Rasi Gemini. Titik asal meteor-meteor ini dinamakan “radiant”. Radiant ini seolah menjadi sarang meteor-meteor tersebut karena dari titik inilah meteor terlihat memancar.
.
Asal Hujan Meteor Geminids
Geminids adalah hujan meteor yang berasal dari sumber yang berbeda dengan meteor pada umumnya. Geminid bukan berasal dari serpihan ekor komet, melainkan berasal dari serpihan sebuah asteroid dengan diameter sekitar 5 km yang bernama 3200/Phaeton yang sering melintas dekat orbit Bumi. Meski demikian, sejumlah ilmuwan meyakini asteroid Phaeton awalnya adalah sebuah komet yang terbakar habis bagian komanya dan terperangkap pada orbit dalam sistem tata surya kita dan melintas dekat dengan orbit bumi.
.
Pada 10 Desember 2007 nanti, Phaeton akan melintas dekat orbit Bumi pada jarak sekitar 11 juta kilometer. Ini merupakan jarak terdekat sejak asteroid tersebut ditemukan pada tahun 1983 oleh Simon Green and John K. Davies dari Inggris. Asteroid ini mendekati orbit bumi pada jarak sekitar 3,2 juta kilometer setiap17 bulan sekali.
.
Meteor watching (astrosurf.com)
.
Saat mendekati bumi banyak serpihan-sepihan asteoid ini akan tertinggal di sekitar orbit bumi. Pada saat bumi melewati jalur tersebut maka serpihan-serpihan ini akan tertarik oleh gravitasi. Karena bumi dilindungi oleh sistem atmosfer menyebabkan serpihan akan terbakar di langit dan mengeluarkan cahaya.
.
Geminids melesat pada kecepatan sedang yaitu 35 kps (kilometerpersecon) dan hanya meninggalkan jejak ekor yang pendek bahkan kadang tidak terlihat. Penyebab terbakarnya meteor adalah bukan akibat gesekan dengan udara seperti kebanyakan orang mengira. Fenomena ini disebut ‘ram pressure’ yaitu pemanasan udara yang diakibatkan oleh tumbukan meteor yang dapat mencapai suhu hingga 3000˚ C akhirnya memanaskan meteor itu. Suhu yang sangat panas itu membuat kebanyakan meteor habis terbakar menghasilkan fenomena yang kita sebut ‘bintang jatuh’. Beberapa meteor memiliki ukuran yang cukup besar sehingga menghasilkan cahaya yang sangat terang. Fenomena ini dinamakan ‘fireball’ dan biasanya disertai bunyi dentuman yang dapat terdengar dan terlihat hingga radius 60 km.
.
Geminids Tahun 2007
Hujan meteor Geminids akan menjadi tontonan paling mengasyikkan di akhir tahun ini. Di seluruh wilayah Indonesia fenomena ini dapat disaksikan mulai sebelum tengah malam sekitar pukul 21:00 WIB hingga menjelang fajar pada Jumat, 14 Oktober 2007 . Sedangkan waktu terbaik untuk pengamatan adalah sesudah tengah malam sampai pukul 03:00 dinihari saat Radiant meteor berada tepat di atas kita.
.
Kawah Meteor di Arizona USA (Doc: NASA)

Radiant Geminids akan berada di Langit Timur sekitar pukul 21:00 WIB, berada dia atas kepala lepas tengah malam dan berada di langit Barat menjelang pagi. Sehingga sedari malam sampai sebelum terbit fajar kita dapat melakukan pengamatan. Untuk mempermudah dalam menentukan orientasi pengamatan kita dapat menggunakan panduan Planet Mars yang sedang berada di Rasi Gemini di Langit Timur dan bersinar cukup terang dengan warnanya yang kemerahan. Ada juga disana Rasi Orion dengan bintang-bintangnya yang cuklup terang seperti Betelgeuse dan Bellatrix serta Rasi Canis Mayoris dengan bintangnya yang paling terang Sirius akan menemani anda menikmati kembang api alam Geminids kali ini.
.
Segera cari tempat yang gelap dengan langit yang cerah. Fokuskan pandangan mata ke arah Langit Timur di mana radiant Geminids berada. Jika beruntung, anda dapat menyaksikan meriahnya meteor yang berjatuhan. Mc Beath seorang pengamat meteor dari Inggris memprediksi bahwa Geminids kali ini adalah yang paling spektakuler. Ia dapat menghasilkan hingga 120 meteor setiap jamnya saat puncaknya pada cuaca yang cerah. Prediksi ini didasarkan pada kondisi observasi yang menguntungkan karena malam itu tidak terganggu cahaya bulan serta posisi bumi berada pada jarak yang sangat dekat dengan ‘sarang meteor’. Berharaplah cuaca cerah dari mulai hingga akhir pengamatan.
.
Tips Observasi Meteor Shower
Mengamati hujan meteor hanya cukup menggunakan mata telanjang tanpa perlu peralatan teleskop maupun binokuler, namun ada baiknya kedua peralatan tersebut juga dibawa. Jika kita memiliki kamera baik kamera digital maupun kamera video nampaknya perlu juga kita persiapkan menjaga kemungkinan terjadi peristiwa yang bagus untuk direkam. Carilah tempat yang gelap, bebas dari polusi cahaya serta aman.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Blog Stats

    • 78,706 hits